Saturday, July 14, 2007

Takdirkah?..atau kecerobohan



kecelakaan bukanlah terjadi begitu saja, banyak faktor bermain disana.
yang jelas jelas berperan penting disana adalah manusia, yang bisa menjadi penyebab utama tragedi.
seperti contohnya kecelakaan bus LIMAS yang jatuh di sungai cikundul cianjur, alatnya kah yang salah? sudah sangat jelas sekali bahwa alat yang saya maksud adalah BIS LIMAS, hanya lah sebuah alat angkut tidak lebih.
sebuah bis tidak punya daya apapun tanpa peran serta manusia yang terlibat didalamnya.

kemudi tidak akan memilih jalannya sendiri tapa digerakkan oleh sang supir, begitu pula dengan roda rodanya, tak kan melaju tanpa perintah dari sang supir.
layak tidaknya suatu alat angkut, juga tidak bisa ditentukan oleh alat itu sendiri.
ada manusia pula yang berperan menentukan alat tersebut laik atau tidak,ada manusia pula yang memberi ijin alat tersebut aman dari segi kelayakannya atau tidak.

juga bagaimana manusia yang menggunakannya, hak untuk memilih menggunakan kendaraan atau alat angkut yang aman, berkualitas, dengan standart yang menjamin keselamatan ada pada manusia itu sendiri.

di jalan pun juga manusia pula yang bisa mencegah terjadinya tragedi kecelakaan, jangan pernah salahkan jalan.
kita tidak hati hati, orang pasti celaka.
orang lain yang tidak hati hati, kita yang celaka...masih mau menyalahkan nasib dan bersandar pada takdir ?

Salah satu contoh kecerobohan telah pula merenggut nyawa komedian TAUFIK SAVALAS.
sudah jelas semua salah kita MANUSIA.

andai perusahaan bis LIMAS merawat mobilnya dengan baik, tak selalu berorientasi pada PROFIT.
andai juga pemberi ijin melaksanakan audit kelayakan yang seharusnya, tak selalu berorientasi pada DUIT.
andai pak sopir lebih berhati hati,andai.....
andai pihak Sekolah lebih selektif dalam menentukan bis tanpa harus terkesan irit..
andai truk semen tidak menyalip,Taufik Savalas tak kan terjepit..

sekarang nasi sudah menjadi bubur, hanya bagaimana kita menghidangkannya..
hanya menjadi pengganjal perut atau menyembuhkan kita yang memang sakit ?

sekali lagi takdir adalah takdir, semua sudah suratan..takdir kita jika ceroboh akan menuai bencana.

TURUT BERDUKA CITA KEPADA SELURUH KELUARGA KORBAN KECELAKAAN.

Sunday, July 08, 2007

Tentang kepolosan

ini cerita tentang dua orang, tepatnya tentang sepasang suami istri.
sebut saja sang suami namanya "kabayan" dan si istri "iteung".

pada suatu hari sang kabayan hendak pergi ke kota dan tidak akan pulang dalam waktu sebulan.
iteung tentu saja keberatan,pertama mereka lagi hot-hot nya..maklum pengantin baru, kedua kabaya teh kasep pisan, makanya iteung takut banget..apalagi denger dikota teh banyak perempuan cakep,cantik, geulis. iteung takut kabayan kepincut.

alkisah akhirnya kabayan pamit pada iteung, "...mah saya pamit ya, sebulan cari uang dikota buat beli andong yang mereknya mercy.."
si iteung pun ngejawab.." boleh aja pergi, tapi punya papa ( tafsir aja sendiri - red ) di tinggal dulu..mama takut papa selingkuh ". iteung mah nahan gak bisa,kasih ijin juga was was, makanya dia minta hal yang gak masuk akal.

kabayan gak langsung pergi akhirnya ,tapi malah ke belakang rumah terus masuk ke kamar.
.." sudah papa tinggal mah, papa taruh di atas lemari dalam dus sepatu" ..kata si kabayan akhirnya sambil jadi berangkat.

iteung akhirnya mengangguk sambil bingung, setelah kabayan pergi iteung langsung lari ke dalam kamar, dilihatnya dus diatas lemari dan keudian dibukanya.
"...oooo ini toh punya papa yang bikin geli geli enak.." sambil bingung di pegangnya seekor anak tikus.

sekian.